
Balikpapan, Borneoupdate.com – Masih kurangnya keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai di Balikpapan merupakan salah satu hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah setempat. Apalagi posisi kota minyak yang otomatis akan menjadi penyangga ibukota negara (IKN) karena berdekatan dengan lokasi yang ditetapkan pemerintah pusat di Kabupaten PPU dan Kukar.
Hal ini menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle, yang berharap rencana pemerintah membangun rumah sakit untuk masyarakat di kawasan Balikpapan Timur bisa terealisasi di tahun ini. Mengingat saat ini keberadaan RS yang ada di kota ini masih terpusat di tengah kota, seperti RSUD Kanudjoso Djatiwibowo di Balikpapan Utara dan RSUD Gunung Malang di Balikpapan Kota.
“Seharusnya rumah sakit sudah ada di tiap-tiap kecamatan. Makanya kami usulkan sejak sekarang karena sebentar lagi kita berdampingan dengan ibukota negara (IKN) yang baru,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (31/03).
Sabaruddin menilai kebutuhan akan rumah sakit yang memiliki fasilitas rawat inap dengan didukung peralatan lengkap untuk masyarakat di tingkat kecamatan sudah termasuk mendesak. Mengingat keberadaan puskesmas dinilai belum mampu menampung pasien rawat inap. Sehingga Kota Balikpapan harus melakukan sejumlah persiapan terkait infrastruktur bagi masyarakat saat rencana pemindahan ibukota negara ke wilayah Kaltim terealisasi.
“Fasilitas kesehatan jelas merupakan salah satu hal yang paling mendasarkan untuk mendukung rencana tersebut. Akan menjadi hal yang ironis, ketika Kota Balikpapan nanti sudah connecting (terhubung) dengan wilayah ibu kota negara namun tidak memiliki sarana dan prasarana yang mendukung diantaranya dalam hal ini rumah sakit,” tutur anggota DPRD dari daerah pemilihan Balikpapan Timur ini.
Menurut Sabaruddin sebagai wilayah yang paling dekat dengan ibu kota negara, Kota Balikpapan akan menjadi kota penyangga sekaligus pintu gerbang. Sehingga diperlukan infrastruktur yang memadai untuk mendukung rencana tersebut. Adapun pihaknya menilai untuk saat ini, wilayah paling penting untuk dibangun rumah sakit adalah wilayah Kecamatan Balikpapan Timur, karena wilayah ini akan terhubung langsung dengan kawasan ibu kota negara yang berada di wilayah Kabupaten Kukar.
“Kota Balikpapan harus mempersiapkan lebih dulu terkait penyediaan infrastruktur sebelum ibukota negara dipindahkan sehingga Kota Balikpapan benar-benar siap sebagai Kota penyangga sekaligus pintu gerbang,” tambahnya. (FAD)




















Discussion about this post