D
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengakui masih kesulitan untuk merealisasikan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK), yang diharapkan bisa berdiri di Kota Balikpapan. Padahal keberadaan BLK dinilai cukup mendesak untuk didirikan, mengingat BLK yang ada saat ini milik Pemprov Kaltim sehingga aturan yang diberlakukan berbeda.
“Informasi yang kami peroleh, anggaran yang ada masih difokuskan untuk penanggulangan banjir hingga beberapa tahun ke depan,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Sandy Ardian, kepada Borneoupdate.com, Kamis (28/01).
Hal itulah yang mengakibatkan banyak angkatan kerja di Balikpapan lanjut Sandy, masih kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah, karena ada persyaratan seperti sertifikasi yang salah satunya dari BLK. Sementara peserta pelatihan di BLK milik Pemprov Kaltim yang ada di Balikpapan, bukan hanya berasal dari warga lokal tetapi juga dari kabupaten kota lain.
BLK menurut Sandy juga merupakan wadah peningkatan kualitas tenaga kerja lokal, agar dapat terserap sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang ada di kota minyak. Apalagi Pertamina sudah menjalankan proyek perluasan kilang di Balikpapan, yang terdiri atas empat proyek perluasan yakni Refinery Development Master Plan (RDMP) dan dua proyek pembangunan baru yakni Grass Root Refinery (GRR). Oleh sebab itu warga lokal Balikpapan perlu meningkatkan kemampuan, agar bisa bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain.
“Kami sudah minta berkali-kali sama Disnaker, untuk membangun BLK khusus Balikpapan. Namun hal itu masih belum ada kejelasan anggaran. Masih ditambah lagi sekarang masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” tutur anggota fraksi PKS ini.
Sandy berharap keinginan tersebut bisa terealisasi di tahun depan meski belum ada kejelasan anggaran yang saat ini masih difokuskan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Sementara pihak Disnaker berjanji membangun BLK dengan catatan menyesuaikan ketersediaan anggaran.
“InsyaAllah tahun depan kami akan stressing lagi, saya yakin dua atau tiga tahun kedepan tahapan pembangunan BLK milik Pemkot Balikpapan sudah bisa direalisasikan” tutupnya. (FAD)




















Discussion about this post